Kamis, 17 Maret 2011

Analisis Berita - Mistis


Analisis Berita
Kategori Berita Mistis
Judul ‘Jembatan Cincin, antara sejarah dan misteri’
Sumber: Majalah Misteri

Sekilas Berita
            Berita ini menceitakan kejadian-kejadian mistis dibalik bangunan Jembatan Cincin yang berlokasi di Cikuda, Jatinangor-Bandung. Bangunan tersebut telah dibangun puluhan tahun yang lalu sejak zaman Belanda. Kisah misteri dibalik jembatan tersebut dimulai sejak pembuatan jembatan tersebut. Diceritakan pada awal pembuatannya, ‘penghuni’ daerah tersebut meminta tumbal seorang wanita. Dari sejarah tersebut, timbul cerita-cerita mistis seputar Jembatan Cincin tersebut. Konon hantu wanita sering mengganggu pejalan kaki yang melewati Jembatan Cincin pada malam hari. Ketiadaan lampu penerangan menambah kesan sunyi dan mencekam sepanjang  jembatan yang pada awalnya diperuntukan untuk jalur kereta api tersebut.
Efek Berita
            Jika masyarakat umum membaca artikel ini maka yang timbul adalah penguat asumsi tentang tempat-tempat angker  di Indonesia . Di negeri ini tempat yang berbau mistis sering dilambangkan dengan bangunan tua, jembatan, pohon besar,dll. Maka masyarakat akan terdoktrin dan semakin yakin bahwa bangunan jembatan merupakan sebuah tempat yang menakutkan. Tulisan-tulisan yang tertera pada artikel ini menyebutkan adanya tumbal dan sesajen membawa alam pikiran kita ke masyarakat tradisional yang percaya akan hal-hal berbau klenik. Hal tersebut merupakan efek media massa yang langsung berdampak pada pengaruh alam pikiran kita tentang dunia tak kasat mata.
            Efek nyata dapat saya rasakan pada kehidupan sehari-hari. Kebetulan lokasi Jembatan Cincin tersebut sangat berdekatan dengan lokasi kampus Fikom Unpad. Sebelum diterbitkannya artikel ini pun cerita mistis tentang Jembatan Cincin sudah menjadi hot issue dikalangan mahasiswa Unpad. Jika membaca artikel ini kemungkinan besar mereka akan semakin meyakini bahwa tempat tersebut sangat angker. Artikel ini dapat menimbulkan efek secara psikologis dan perubahan sikap pembacanya, contoh nyatanya adalah banyak mahasiswa yang mungkin semakin tidak berani melewati Jembatan Cincin ketika malam hari. Hal tersebut semakin membuat kita dikendalikan oleh hal-hal diluar nalar.
            Saya melakukan survey kepada sepuluh mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran tentang berita ini, dengan pertanyaan :
‘ Bagaimana reaksi Anda setelah membaca artikel Majalah Misteri, ‘Jembatan Cincin Antara Sejarah dan Misteri’ ? Pertanyaan tersebut memiliki pilihan jawaban;
A. Biasa Saja
B. Takut
Dari sepuluh koresponden, 8 orang merasa takut dan 2 orang bersikap biasa saja

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar